Selasa, 19 Mei 2015
Dari kemaren kita belajar, si A salah ini, si B salah itu, si C salah anu dan ternyata kesalahan ini itu dan anu ada pada kita. Menengok ke dalam pun sangat jarang kita lakukan apalagi berbenah.
Dari pada seperti itu mending membaca buku, saat ini sedang di pertengahan Gelandangan di Kampung Sendiri tulisan Emha Ainun Nadjib. Mencoba untuk memahami jalan pikir, namun belum ketemu juga.
Jadi teringat waktu belajar dulu di Surabaya, kebetulan ada bedah buku Jalan Sunyi EMHA. Aku tanyakan pada beliaunya dimana bisa mendapatkan semua buku yang pernah beliau tulis dan diterbitkan. Seingetku beliau jawab begini "Seumpama main bola, buku buku itu hanyalah bolanya, tergantung bagaimana cara engkau memainkannya. Banyak bola juga belum tentu membuatmu pinter memainkannya".
Masih berupaya keras untuk memahami meski kadang masih sering terlupa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar